PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KesehatanBiopsikologi

Aseton

acetone

Ringkasan Singkat

Cairan volatil tidak berwarna yang terbentuk secara berlebihan dalam darah pada kondisi ketosis atau gangguan metabolik seperti diabetes.

Aseton adalah cairan volatil yang tidak berwarna dengan aroma manis seperti buah. Dalam konteks biologis, aseton terbentuk dalam jumlah yang berlebihan di dalam darah individu yang menderita diabetes atau gangguan metabolik lainnya di mana tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama, bukan glukosa (gula). Proses ini menghasilkan zat yang disebut benda keton, di mana aseton adalah salah satunya. Kondisi penumpukan benda keton ini dikenal sebagai ketosis atau, jika parah, ketoasidosis.

Keberadaan aroma aseton pada napas seseorang sering kali menjadi tanda klinis penting bagi tenaga medis untuk mengidentifikasi darurat hiperglikemia. Secara industri, aseton digunakan secara luas sebagai pelarut kimia, seperti penghapus cat kuku. Dalam psikologi kesehatan, pemantauan status metabolik ini krusial karena ketidakseimbangan kimiawi yang ekstrem seperti ketoasidosis dapat menyebabkan perubahan kognitif, kebingungan mental, hingga koma.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Laffel, L. (1999). Ketone bodies: a review of physiology, pathophysiology and application of monitoring to diabetes. Diabetes/Metabolism Research and Reviews.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback